baja gif

material

PLAFON

Membangun carport selain disesuaikan dengan anggaran, perlu mempertimbang desain, material,dan kecocokan dengan gaya rumah. Carport terdiri dari beberapa elemet yaitu lantai, tiang/ rangka atap dan penutup atap. Bagaimana mengolah unsur – unsur tersebut menjadi satu kesatuan ? aneka desain carport bernuansa klasik, alami dan modern dapat dijadikan inspirasi untuk mewujudkan carport idaman.

Ringan dan Menolak Panas

Terbuat dari baja ringan, penutup carport tidak berisik, simple, dan modern. Atap carport ini sistem pemasangannya sederhana, masing – masing bagian disambungkan cara click and lock. Karena sifatnya yang ringan baiknya memakai rangka dari besi hollow ukuran 4 x 4 cm.

Lantai carport dipilih dari konblok, selain biayanya murah, air dapat langsung meresap ke dalam tanah melalui celah – celah pada konblok.kombinasi lantai konblok dan penutup atap baja ringan ini menjadi paduan atap baja ringan ini menjadi paduan yang serasi.

 

 

Hijau Nan Asri

Prinsip back to nature diterapkan di seluruh bagian rumah termasuk carport. Carport disini difungsikan untuk tempat parkir mobil sementara. Tidak disediakan atap pada carport karena jika mobil tidak digunakan maka mobil dimasukkan ke garasi.

Sekalipun tidak beratap, carport ini sudah cukup teduh karena dinaungi pohon besar dan tumbuh – tumbuhan hijau. Paduan batu alam dan rumput pada lantai carport menguatkan kesan alami. Kejelian memanfaatkan unsur alam nampak pada fasad rumah yang didominasi bebatuan.

Carport yang memanjang ke samping ini berukuran 5 x 6 meter, mampu menampung dua mobil. Ukurannya yang lebar dapat dimanfaatkan bila ada tamu / saudara yang berkunjung, mobil dapat diparkir di carport.

Minimalis, Kombinasi Beton dan Polycarbonat

Carport bernuansa minimalis ini ditopang oleh kolom yang berfungsi ganda sebagai struktur penyangga dan elemen dekoratif yang indah .

Kesederhanaan carport terlihat dari bentuk atapnya yang simple. Jika diperhatikan dari depan, atapnya seolah – olah seluruhnya terbuat dari beton cor. Tetapi setelah masuk kearea carport, atapnya ternyata menggunakan bahan polycarbonate. Atap carport sebenarnya dipasang melengkung, akan tetapi lengkungan yang tidak terlalu besar menjadi tidak terlihat dan tertutu oleh ketebalan beton cor. Balok beton di bawah atap dan dipasang horizontal, juga menghalangi pandangan dari luar ke arah atap.

Tiang penyangga ata pada bagian kanan carport terbuat dari beton. Kehadiran kolom yang berpasangan dan dilapisi batu andesit bakar, selain berfungsi sebagai struktur atap yang kokoh, juga bisa menjadi elemen dekoratif yang indah.

 

 

Sentuhan Mediterania yang Serasi

Carport yang didominasi warna merah bata dengan lis putih, tampil serasi dengan desain rumah yang bernuansa mediterania.

Keserasian carport dan rumah diwujudkan melalui kesamaan pola garis lengkung yang menyerupai gapura serta pemakaian profil yang bercat putih. Selain itu, bidang yang menghubungkan tiang penyangga pada carport maupun terasa menggunakan warna yang sama, yaitu merah bata.

Untuk efisensi biaya dan tempat, penyangga atap carport menggunakan pilar yang sama dengan pagar. Oleh karena itu, tiang penyangga carport pagar memiliki desain dan finishing yang sama.

 

 

Setiap Detail Fungsional

Banyak kejutan ditemui dari sosok carport datar berbahan beton di rumah mungil ini. Setiap detail yang ada, hadir sangat fungsional dan tampil indah.

Keterbatasan lahan telah membangkitkan kreativitas pemilik rumah ini mendesain carportnya. Tidak mau membuang space yang ada, menjadikan rumah menerapkan aturan, semua yang dibikin harus ada fungsinya. Tidak asal memilih model. Penuh perhitungan dalam menghadirkan setiap elemen yang diperlukan. Maka, jadilah seperti ini, sebuah carport unik dan fungsional.

 

 

Anti Karat dan Bisa Buka Tutup

Perpaduan bahan alumunium yang ringan dan tanpa tiang penyangga menjadikan penutup carport terkesan melayang namun kokoh.

Area carport menggunakan atap pergola, yang rangka dan penutupnya, dari bahan aluminium pabrikan. Tidak hanya itu semua bukaan, pintu dan jendela, terbuat dari bahan yang sama, alumunium. Sifatnya yang tahan karat dan mudah perawatan menjadi pertimbangan utama pemilik rumah. Untuk memberi kesan melayang, kerangka atap tidak diberi penyangga (tiang) sebagai gantinya, bagian depan atap ditarik oleh kawat baja dan ditambatkan ke dinding rumah.

Penutup atap menggunaka lembaran alumunium yang dapat dibuka dan ditutup. Model buka dan tutup ini, memungkinkan pemilik rumah dapat mengatur sinar matahari yang masuk dan sirkulasi udara. Proses bukaan yang menjuntai ke bawah.

Pengola model buka tutup menggunakan sistem knock – down, sehingga suatu saat jika anda ingain pindah rumah, anda dapat melepas baut – bautnya dan pergola pun bisa diangkut dan dipasang di rumah yang baru.

 

 

Kokoh dan Minim Perawatan

Saat merancang carport hanya ada dua keinginan, yaitu sebuah carport yang kuat dan minim perawatan. Maka beratap datar dari bahan beton bertulang dan tampil polos tanpa pengecatan.

Sepintas melihat carport ini, anda mungkin mengira carportnya belum jadi. Tidak ada warna cat menghias di permukaan dinding, kolom atau atapnya. Namun, penampilan apa adanya ini terlihat serasi ketika bersanding dengan bangunan utama yang dihias warna – warna serupa. Simple, alami, dan punya karakter itulah kesan yang muncul. Dan yang pasti, sesuai keinginan pemiliknya carport ini sangat minim perawatan, dan secara fungsi cukup ideal
Pakai Warna Semen Asli
Ingin tampil alami dan apa adanya, beberapa bagian di carport ini (dinding dalam dan plafond) sengaja tidak di cat. Untuk mencegah lumutan, coating transparan diaplikasikan di seluruh permukaanya.

Kolom & Balok Beton

Kolom dan balok kokoh berdiri dengan konstruksi beton bertulang. Untuk mempermanis tampilan, di bagian – bagian tertentu yang terlihat dari luar diberi motif atau dilapisi batu alam.

 

 

Melayang dengan Baja Tarik

Penutup carport simple tapi modern ini dengan pola melayang dengan baja tarik.
Konsep carportnya terbilang sederhana, karena sama sekali tidak memiliki tiang penyangga. Sebagai penggantinya, bagian depan rangka atap ditarik oleh sepasang kawat baja berukuran besar, dimaan kedua ujung kawat baja lainnya ditambatkan ke dinding rumah. Sedangkan bagian belakang carport menempel pada bangunan.

Desain carport tanpa tiang penyangga seperti ini memberi kesan melayang dan orang menyebutnya sebagai carport melayang dihasilkan oleh tarikan kawat baja. Selain itu, tidak adanya tiang penyangga di bawah carport, memberi kesan luas pada halaman depan. Akses keluar masuk mobil ke dalam carport menjadi lebih mudah dan aman.

 

 

 

Penyeimbang Bangunan Utama

Sebagai elemen eksterior yang memberi nilai pada rumah, carport beratap fiber ini berhasil melakukan fungsinya dengan baik. Model dan tampilannya yang ringan mampu menyeimbangkan kesan berat yang nampak pada desain pagar dan fasad rumah.

Tentu saja bukan suatu kebetulan jika model carport beratap melayang denga baja tarik, ini dipilih. Buktinya, untuk menghadirkannya banyak usaha dilakukan demi tercapai sebuah konstruksi yang kuat dan penampilan yang menarik. Dan hasilnya, sungguk optimal, karena muka rumah tak lagi terkesan berat dan tertutup meski pagar tembok berdiri kokoh menutupi hampir setengah dari tinggi rumah.
Tentang Model
Model atap carport ini adalah atap melayang dengan baja tarik. Salah satu sisi atap carport ini (bagian belakang) ditumpukan ke bangunan rumah. Titik tumpuan inilah yang seharusnya menyangga seluruh beban atap. Namun, karena bentangan atap ke arah depan cukup panjang (8 meter) tentu saja bertumpu pada satu titik tumpuan tadi tidaklah kuat.

 

 

 

Ketika Batuan dan Besi Disandingkan

Memanfaatkan keasrian taman, carport beratap ini hadir dengan desain yang semaksimal mungkin menyatu dengan sekitarnya.

Model carport dan pergolanya sih biasa saja. Tetapi, yang mungkin bisa dijadikan inspirasi adalah keberanian memadukan material besi dan batuan. Ternyata, meski kedua elemen ini tergolong elemen keras namun hasil dari perpaduannya tidak terlihat kaku. Semua itu tentu saja karena peran taman yang asri di sebelahnya. Kecuali itu, detail ukuran bali pun mempu mempermanis suasana.

 

 

Modern dengan Kaca Beton

Penutup carport dari kacaa beton ini serasi dengan gaya rumah yang bernuansa modern minimalis.

Banyak orang mungkin enggan menggunakan kaca sebagai penutup carport karena akan memberi efek panas pada ruang dibawahnya. Namun itu tidak berlaku bagi pemilik rumah yang satu ini. Penggunaan kaca pada carport bertujuan agar harmoni dengan gaya rumah bernuansa modern, yang dinding depannya juga didominasi material kaca dan tampilan beda dengan carport pada umumnya.

Kaca model tempered setebal 1 cm dipasang selang seling dan diapit oleh semen beton yang membentuk kolom. Bagian kiri – kanan kaca dimasukkan lebih kuran 2 cm ke dalam beton. Untuk mencegah air hujan masuk melalui celah sambungna kaca dengan beton diberi sealent yang bersifat elastis.

Panas yang berlebih oleh efek kaca dapat dihindari dengan tidak menutup bagian kiri carport yang membentuk kolom, sehingga sirkulasi udara bisa optimal. Kaca hanya menutup kedua sisi dinding hingga 50 cm permukaan atap.

 

 

 

Simpel dengan Proporsi yang Pas

Sosok carport ini sangat pas melengkapi eksterior rumah. Selain pilihan material yang sesuai, juga ukurannya pas menempati sisi kanan rumah dengan desain simpelnya.

Sebuah carport memang selayaknya tampil cantik melengkapi keindahan rumah. Secara desain harus menyatu dan selaras, dan ukurannya tidak mendominasi sehingga justru menutupi tampilan rumah. Inilah yang ditunjukkan oleh carport ini. Hadir dengan desain simple dan sederhana. Meski terlihat mungil namun fungsional dan sesuai untuk rumah ini.

 

 

 

Teduh Beratap Genteng

Ingin teduh dan aman? Model ini bisa dijadikan inspirasi. Konstruksi beton, beratap genteng dan finishing natural dengan kesan alami.

Begitu memasuki area carport, yang pertama terasa adalah perasaan teduh dan terlindungi. Teduh oleh naungan atap genteng dan merasa terlindungi oleh karena konstruksi yang terkesan kokoh yang ditampilan oleh sosok carport ini. Tentu ini merupakan tempat yang sangat ideal buat kendaraan mobil yang terparkir didalamnya. Semua kesan tadi juga tak lepas dari peran warna hijau lembut dan hitam alami yang menghiasa bagian elemen carport ini.

 

 

 

Warna – Warni yang Unik

Atap carport warna – warni mungkin tidak terbayangkan, shade sail alternatifnya.
Ingin tampil beda ? dua rumah yang bersebelahan ini sangat menarik perhatian. Fasadnya yang berwarna – warni sungguh serasi dengan shade sail sebagai penutup atapnya. Shade sail adalah penutup atap berbahan nylon polyethylene. Shade sail sudah diberi perlakuan untuk UV tetapi karena materialnya berpori, air hujan tetap menetes akan menetes ke bawah.

Tiga shade sail yang bertumpuk ini sengaja dirancang untuk memimalisir rembesan dan membuat tampilan fasad unik. Karena dipasang pada dua rumah yang bersebelahan, tiang untuk penahan cukup 3 buah. Model – model shade sail bisa dibuat sesuai kebutuhan tidak hanya segitiga dan kotak.

Untuk mempercepat air dan kotoran yang mengalir, maka shade sail dibuat dalam kemiringan tertentu. Shade sail ini ukurannya dapat disesuaikan dengan ukuran carport, dengan pilihan warna yang beragam. Lantai carport yang terbuat dari keramik mozaik gradasi abu hitam mempercantik tampilan carport.

 

 

CV. JAYAWAN
TELP/FAX 021-22950276
HP/Whatsapp 0812 8703 0528
Email bangun_rumah@jayawan.com / dedentanuwijaya@gmail.com
Alamat Jl. Grand Nusa Indah   Gandoang Rt. 03 Rw 04 Kec.    Cileungsi Kab.Bogor 16820

 

 

Silahkan Di Share

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.