ARTIKEL

BAJA RINGAN

baja gif

material

PLAFON

 LANTAI

Lantai merupakan bagian dari bangunan yang seing kali kita abaikan. Mungkin Anda tidak pernah menyadari bahwa lantai adalah material pembentuk bangunan dengan luas nomor dua setelah dinding. Seharusnya Anda melakukan perencanaan lantai bersamaan dengan merencanakan hunian Anda, Hal ini sangat bermanfaat untuk menentukan nuansa ruang yang akan dibentuk.Produser pemasangan yang benar dan pemilihan lantai yang tepat akan mengantisipasi terjadinya masalah di kemudian hari. Beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan lantai untuk bangunan antara lain jenis lantai, warna dan pola pemasangan.

Fungsi Lantai

1.Sebagai penerima beban.

Lantai berfungsi sebagai bidang yanf terus menerus menerima beban, baik beban penghuni maupun beban dari benda mati yang diletakan diatasnya. Pemilihan jenis lantai harus memerhatikan beban yang akan diterima. Hal ini berkaitan dengan kondisi lantai dikemudian hari. Jika beban yang diterima tidak sesuai dengan beban maksimal sesuai dengan jenis lantainya, akan timbul retak, pecah atau patah. Fungsi ruang juga mempengaruhi pemilihan jenis lantai. Untuk beban yang menerima lantai lebih besar, misalnya pabrik atau gudang, pemilihan jenis lantai seharusnya adalah lantai yang mampu menahan beban, gesekan, harga yang relatif murah, dan mudah diperbaiki jika terjadi kerusakan. Lantai yang cocok untuk kondisi seperti ini adalah lantai beton. Anda juga perlu memerhatikan produser pemasangannya, khususnya untuk jenis lantai seperti parket, kayu atau marmer. Pastikan tukang yang memasangnya telah berpengalaman sehingga tahu benar produser pemasanganya.

  1. Sebagai Tempat Berlangsungnya Berbagai Aktivitas

Lantai merupakan tempat berlangsungnya berbagai aktivitas, dari tidur hingga memasak. Aktivitas yang berlangsung didalam ruangan akan memberikan informasi kepada Anda jenis lantai apa yang tepat. Berikut ini adalah panduan untuk memilih lantai sesuai dengan fungsi ruangnya.

  • Lantai untuk carport atau garasi

Sebaiknya pilih jenis lantai yang bertekstur dan berwarna gelap. Hal ini dimaksudkan agar mobil yang keluar masuk tidak licin ketika ban basah. Selain itu warna gelap dipilih agar bekas ban yang menimbulkan noda tidak begitu terlihat sehingga tidak menggangu pemandangan.

  • Lantai untuk ruang tamu

Ruang tamu adalah Ruang dimana Anda menerima tamu, Hendaknya Anda memilih jenis lantai yang memberikan kesan menyejukan dan menentramkan agar tamu yang datang bisa nyaman.

  • Lantai untuk ruang tidur

Anda dapat menggunakan beraneka ragam jenis lantai untuk ruangan ini. Sebaiknya pilih jenis lantai yang tidak bertekstur agar mudah dibersihkan. Untuk memberikan kesan hangat dan alami,Anda dapat menggunakan lantai parket.

  • Lantai untuk dapur

Dapur adalah tempat berlangsungnya aktivitas untuk memasak. Uap yang dihasilkan ketika proses memasak mengandung minyak, partikel – partikel tersebut mengendap dilantai sehingga mengkibatkan lantai licin. Sebaiknya Anda memilih jenis lantai dengan finishing matte untuk lantai dapur agar tidak membahayakan (terpeleset) ketika proses memasak. Pilih warna – warna yang terang agar dapat segera mengetahui jika ada cipratan air atau minyak agar dapat segera dibersihkan.

  • Lantai untuk kamar mandi

Kamar mandi dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu kamar mandi kering dan kamar mandi basah. Untuk kamar mandi kering, Anda dapat menggunakan lantai yang bertekstur karena aktifitas didalamnya tidak membuat becek lantai sehingga tidak membahayakan. Untuk kamar mandi basah sebaiknya Anda pilih lantai tekstur agar tidak licin. 

3.Sebagai Elemen Pembentuk dan Pembeda Ruang

Lantai dapat berfungsi untuk membentuk dan membedakan ruang. Misalnya untuk ruang yang membutuhkan privasi. Anda dapat menurunkan level lantainya menjadi lebih redah. Untuk ruang yang dianggap suci , seperti mushola atau ruang berdoa, Anda dapat menaikan level lantai untuk memberikan kesan penghormatan. Lantai sebagai pembeda ruang juga terlihat pada pemilihan jenis / warna seperti pada lantai teras pada umumnya berbeda dengan lantai ruang tamu untuk menunjukan fungsi ruang yang berbeda.

Material Pembentuk Lantai

  1. Tegel
    tegel

Meskipun saat ini jarang ditemui, tegel pernah menjadi primadona puluhan tahun lalu. Tidak salah jika material pembentuk jalan menjadi primadona puluhan tahun lalu. Tidak salah jika material pembentuk jalan ini banyak ditemui pada rumah atau bangunan tua. Meskipun tak setenar keramik,saat ini ternyata masih banyak orang yang mencari material ini untuk lantai rumahnya. Kebanyakan mereka rela mencari ke beberapa daerah untuk mendapatkannya. Dengan motif yang beragam, tegel dapat digunakan untuk rumah dengan gaya ekletik.

Jika Anda menginginkan kesan natural, tegel dapat menjadi pilihan karena motifnya yang alami serta warnanya yang didominasi oleh warna tanah. Pori –pori pada permukaan tegel tidak tertutup sehingga terasa lebih dingin daripada jenis lantai lainnya. Tetapi jika Anda ingin menempatkan tegel pada daerah yang terkena air, sebaiknya Anda melapisinya dengan coating atau glasir agar air tidak masuk ke pori –porinya.

Kelebihannya :

  • Pori – pori membuat lantai dingin sehingga dapat mengurangi suhu panas ruangan.
  • Pemasangannya relatif mudah.
  • Motifnya natural.
  • Sangat cocok untuk rumah bergaya natural

Kekuranganya :

  • Tidak tahan air karena pori – porinya terbuka ( kecuali diberi lapisan glasir/ coating).
  • Dimensinya lebih tebal sehingga mudah dipotong.
  1. Teraso teraso

Meskipun tidak semewah marmer atau granit, teraso juga bisa memberi tampilan yang menawan pada rumah Anda. Campuran antara butiran – butiran marmer, granit ,dan agregat lain member motif yang khas dan berkesan alami. Lantai jenis ini awalnya merupakan alternatif dari lantai marmer yang mahal harganya. Lantai teraso tersedia dalam bentuk potongan – potongan seperti keramik dan ada pula yang dicor langsung pada permukaan lantainya. Dengan sistem cor, Anda bisa mendapatkan teraso dengan dimensi lebar.

Pemasangannya relatif sulit sehingga, diperlukan orang yang ahli untuk pekerjaannya. Setelah dipasang, teraso perlu diratakan dengan mesin khusus dan dilapisi polish agar mengkilap. Terso memiliki permukaan yang halus sehingga mudah dibersihkan.

Kelebihannya :

  • Harganya relatif murah dibandingkan marmer dan granit.
  • Lebih tahan air karena tidak berpori.
  • Daya tahan lama.
  • Perawatannya lebih mudah.
  • Dapat dipakai seluruh ruangan.

Kekurangannya :

    • Memiliki kesan keras.
    • Sulit dibongkar pasang.

  1. Keramik
    lantai keramik

Saat ini keramik merupakan material pembentuk lantai yang banyak digunakan. Hal ini karena pilihan ukuran, motif dan warnanya yang beragam. Ukuran yang beragam membuat jenis lantai ini banyak digemari karena Anda bisa memadu – padankan berbagai ukuran untuk menciptakan pola lantai yang indah. Dilihat dari motifnya, mungkin keramik material pembentuk lantai dengan motif yang paling banyak, dari gradiasi warna hingga motif batu alam yang dapat menjadi pilihan untuk menciptakan kesan alami.

Finishing keramik ada 2 macam, yaitu glossy dan matte. Finishing glossy yang mengkilap memberikan kesan elegan sedangkan matte memberikan kesan alami. Keramik dengan finishing glossy lebih mudah dibersihkan dibandingkan matte karena permukaannya lebih licin. Sementara itu finishing matte cocok digunakan untuk lantai teras, carport, atau kamar mandi.

Kelebihannya :

  • Lebih tahan lama.
  • Perawatannya lebih relatif paling mudah.
  • Tersedia dalam ukuran, motif, dan warnanya yang beragam.

Kekurangannya :

  • Bahan keramik mengantarkan dingin sehingga terkadang kurang nyaman di kaki.
  • Sambungan antar keramik (nat) terkadang sulit dibersihkan karena debu atau kotoran yang menumpuk
  • Mudah pecah sehingga perlu berhati – hati ketika prosespemasangannya.
  1. Mozaik

Mozaik tidak hanya dapat digunakan material penutup dinding, ternyata mozaik pun dapat Anda aplikasikan untuk material pembentuk lantai. Ada 2 jenis mozaik yang ada dipasaran. Pertama, mozaik yang telah dibentuk dengan ukuran dan pola / bentuk tertentu yang biasnya diletakan sebagai penghias di tengah – tengah ruangan, seperti teras. Kedua adalah mozaik yang terdiri dari potongan kecil – kecil keramik yang ditempelkan pada semacam jaring dengan ukuran tertentu yang dijual perlembar. Mozaik jenis pertama cenderung lebih beragam bentuknya, ada yang melingkar dan ada yang tidak beraturan untuk menciptakan berbagai macam pola pada satu lembarnya. Mozaik jenis kedua cenderung lebih seragam pola per lembarnya, berbeda dengan mozaik jenis pertama yang hanya dijual satu lembar untuk satu pola tertentu.

Kelebihannya :

  • Motif, bentuk , warna , dan tekstur lebih beragam.
  • Tahan air.
  • Mudah dibentuk karena potongan – potongan keramik/ kaca hanya ditempelkan pada jaringan yang mudah dipotong dengan gunting.

Kekurangannya :

  • Tidak mampu menahan beban berat.
  • Potongannya yang kecil membuat proses nat lebih lama dan butuh ketelitian untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
  1. Marmer
    marmer

Lantai marmer merupakan material pembentuk lantai yang memberikan kesan mewah. Bahan dasar batu alam membuat marmer memiliki motif alami yang cantik dan menawan. Marmer memiliki beragam warna, dari hitam, krem , putih,abu – abu , hijau , biru , hingga kemerahan. Harganya relatif mahal membuat material pembentuk lantai ini hanya ditemui pada rumah – rumah mewah. Selain harganya yang mahal, marmer membutuhkan perawatan lebih. Hindari menggunakan pembersih lantai yang sifatnya abrasive atau terlalu keras karen penggunaan cairan ini dapat mengurangi kilap marmer. Lantai marmer memiliki pori – pori sehingga jika terkena noda atau sulit dihilangkan. Sebaiknya lapisi marmer dengan lapisan pelindung untuk memudahkan perawatannya. Lantai marmer cocok digunakan untuk rumah bergaya mediterania atau rumah modern karena akan menambah kesan elegan dan menawan.

Kelebihahannya :

  • Bahan alami memberikan motif yang beragam dan tidak sama pada setiap potongannya.
  • Memberikan kesan mewah.
  • Daya tahan terhadap beban relatif tinggi sehingga lebih tahan lama.

Kekurangannya :

  • Harganya relatif mahal.
  • Proses pemasanganya membutuhkan keahlian khusus dan memakan waktu.
  • Memberikan kesan dingin pada ruangan.
  • Memiliki pori – pori sehingga noda susah dihilangkan jika tidak diberi lapisan pelindung.
  • Akan membekas jika tergores.
  1. Granit
    granit

Jika dilihat sekilas, material pembentuk lantai ini hampir menyerupai marmer karena sama – sama memiliki permukaan yang mengkilap. Namun jika dilihat dari segi perawatannya, Granit lebih mudah dibandingkan dengan marmer. Granit yang tersedia dipasaran bervariasi warnanya, ada yang berwarna hitam, abu – abu, merah , dan biru keabu – abuan. Granit juga tersedia dalam berbagi macam ketebalan. Anda dapat menyesuaikan beban lantai dengan ketebalan yang diperlukan. Material pembentuk lantai ini sama seperti marmer, sama – sama memiliki pori – pori tetapi granit lebih berkilau dibandingkan marmer. Untuk finishingnya, Anda dapat menggunakan glossy tetapi permukaannya akan lebih licin.

Kelebihannya :

  • Perawatannya lebih mudah dibandingkan dengan marmer.
  • Motifnya beragam satu sama lain.
  • Permukaannya mengkilat seperti Kristal.
  • Memberi kesan mewah dan modern.

Kekurangannya :

  • Pemasangannya relatif lebih lama dibandingkan keramik biasa karena perlu lebih teliti dan berhati – hati.
  • Jika ternoda susah dihilangkan.
  • Akan membekas jika tergores.
  • Memberi kesan dingin.
  1. Kayu
    lantai kayu

Harganya yang mahal dan bahan baku yang langka membuat material pembentuk lantai ini sudah jarang digunakan lagi. Padahal rumah – rumah tradisional Indonesia banyak yang menggunakan material ini sebagai pembentuk lantainya karena pada waktu itu kayu merupakan bahan yang mudah didapatkan. Lantai kayu memberikan kesan natural dan hangat. Kayu yang digunakan sebagai pembentuk lantai dapat dibuat dari jenis kayu hardwood atau softwood. Jenis kayu hardwood adalah kayu dengan tingkat densitas tinggi, seperti jati , bangkirai , merbau atau eboni. Jenis kayu softwood adalah kayu dengan densitas rendah, seperti kayu agatis atau durian. Gunakan jenis hardwood untuk lantai yang menerima beban seperti tangga dan softwood untuk lantai yang tidak terlalu banyak beban.

Lantai kayu sering disebut dengan parket. Berbentuk seperti papan terdiri dari bilah – bilah kayu yang panjang. Teknik pemasangannya bervariasi yaitu dengan sistem joint ( menyatukan antara lidah kayu dengan celah ), lem atau dipaku. Agar serat kayu tidak mudah tergores, sebaiknya Anda memberikan lapisan pelindung namun jangan sampai menghilangkan kesan alami serat kayunya.

Pemakaian lantai kayu dapat menampilkan kesan natural pada rumah modern atau menambah kesan alami pada rumah tropis Anda. Variasi warna coklat kayu dapat Anda kreasikan dengan interior ruangan sehingga tercipta satu kesatuan yang indah.

Kelebihannya :

  • Memberi kesan alami dan hangat.
  • Warnanya tidak mudah pudar.
  • Bisa di finishing dengan cat atau coating.
  • Tahan lama.
  • Tidak dingin ketika diinjak.

Kekurangannya :

  • Harganya relatif mahal.
  • Pemasangannya relatif sulit dan membutuhkan waktu lama.
  • Tidak tahan air sehingga tidak dapat digunakan pada ruangan yang terkena air.
  1. Kaca
    lantai kaca

Transparan dan rapuh, mungkin itulah kesan pertama yang dapat ketika melihat kaca. Namun ternyata kaca yang berkesan rapuh dapat menjadi material lantai yang indah. Tetapi tidak seperti material lantai lainnya, kaca perlu penangan istimewa untuk diaplikasikan menjadi material pembentuk lantai. Lantai kaca cocok digunakan pada bangunan modern dan futuristic. Kaca dipasang pada bingkai berbahan logam seperti kerangkanya. Anda perlu memperhatikan ketebalan kaca agar dapat menahan beban di atasnya. Kaca sangat rentan akan goresan. Jadi usahakan agar permukaannya tidak terkena gesekan pada benda keras atau tajam.

Sebaiknya hindari pemasangan lantai kaca pada daerah yang terkena air karena bahaya jika lantai menjadi licin. Anda dapat menempatkan lantai kaca pada bagian – bagian tertentu diruangan. Usahakan peletakannya pada area yang jarang dilewati sehingga mengurangi bebannya. Kreasikan berbagai macam jenis lantai dengan lantai kaca agar ruangan terkesan berbeda. Karena sifatnya yang transparan, Anda dapat member aksen lampu atau hiasan seperti pasir putih dan kerang.

 

Kelebihannya :

  • Bersifat transparan.
  • Dapat memantulkan cahaya sehingga ruangan terkesan terang.
  • Tahan lama dan tahan air.
  • Menciptakan efek dramatis jika dipadukan dengan pencahyaan setempat.

Kekurangannya :

  • Licin jika terkena air.
  • Daya tahan beban paling rendah dibandingkan material pembentuk lantai lainnya.
  • Harganya relatif mahal.
  1. Batu Alam
    lantai batu alam

Batu koral sikat

Batu koral berasal dari pesisir pantai. Ukurannya bermacam – macam. Biasnya memiliki ukuran 1-5 cm. dengan beraneka warna, dari putih, hitam , merah hati dan hijau. Koral yang diaplikasikan dengan cara ditempel biasa disebut dengan koral sikat karena pekarjaannya dilakukan dengan sikat kawat. Koral sikat dapat dibentuk dengan pola – pola tertentu sesuai keinginan Anda.

Koral sikat dipasang dengan campuran pasir, air , dan semen. Proses pembuatan koral sikat relatif mudah, dengan adukan semen dan pasir kemudian dimasukan dalam cetakan kayu. Setelah adukan rata, batu koral ditempelkan satu persatu sesuai motif dan desain yang Anda inginkan. Jika ukuran batu kecil, Ada bisa membuatnya dengan menebarkan batu hingga merata pada permukaan cetakan. Kemudian tutup dengan adukan semen dan pasir, lalu tunggu hingga mengering. Setelah kering, sikat dengan sikat kawat hingga batunya muncul kemudian bersihkan dengan lap basah dan biarkan mengeras. Agar permukaan batu bisa awet, tahan lumut, tahan jamur, dan tahan debu, bisa dicoating dengan perbandingan 1 liter coating untuk 6 m2 beton.

Anda dapat mengaplikasikan ornamen batu sikat sebagai material pembentuk lantai di teras, carport atau sebagai batu pijakan ( stepping stones ). Anda juga dapat memanfaatkan batu koral yang ditabur di atas tanah. Selain mempercantik ruang, batu ini dapat berfungsi sebagai resapan air. Tetesan air dari atap akan menuju ke taburan batu koral sehingga air tidak mengotori tembok.

Kelebihannya :

  • Memulai tekstur yang bervariasi tergantung jenis batunya.
  • Tahan lama.
  • Tahan terhadap air ( dengan menggunakan coating ).
  • Membersihkan kesan alami.
  • Bersifat fleksibel sehingga dapat diaplikasikan untuk berbagai macam pola dan bentuk.

Kekurangannya :

  • Harganya relatif mahal.
  • Perlu diberi lapisan pelindung ( coating ) minimal 1,5 tahun sekali agar terjaga kualitasnya.

10.Beton
lantai beton

Sesuai dengan namanya, lantai beton terbuat dari bahan beton. Lantai jenis ini banyak ditemui untuk area depan rumah atau jalan – jalan setapak pad ataman. Kesan yang ditampilkannya jelek, kotor , dan tidak menarik. Namun dibalik tampilannya yang sederhana, ternyata lantai beton dapat diaplikasikan pada lantai interior. Karena terbuat dari bahan beton , lantai jeis ini lebih fleksibel dibentuk dibandingkan dengan materialnya. Anda dapat mengkreasikan lantai beton dengan bahan pecahan keramik yang ditempelkan ketika beton masih basah.

Jangan ragu untuk mengaplikasikan lantai beton pada ruangan Anda. Gaya rumah unfinished sangat cocok jika menggunakan jenis lantai ini. Anda dapat membersihkan lantai beton dengan sapu dan kain pel yang tidak terlalu basah. Agar lebih awet dan tidak berubah warna, sebaiknya beri lapisan pelindung tambahan seperti epoxy atau urethane.

Kelebihannya :

  • Daya tahan terhadap beban yang sangat kuat.
  • Tahan lama.
  • Tahan terhadap air.
  • Harganya relatif mura.

Bersifat fleksibel sehingga dapat diaplikasikan untuk berbagai macam pola dan bentuk.

Kekuranganya :

  • Memberikan kesan kotor dan tidak berkelas
  • Perlu diberi lapisan pelindung (coating) minimal 1,5 tahun sekali agar terjaga kualitasnya .

Aksesoris Lantai

  1. Plint
    plint

Plint adalah pembatas antara dinding dan lantai. Dengan adanya plint, kotoran atau debu pada lantai tidak langsung mengotori tembok. Selain itu, ketika kita mengepel lantai, air tidak langsung mengenai lapisan cat dinding. Plint ada yang terbuat dari keramik, kaca , dan kayu. Anda juga dapat membuat plint dari potongan lantai keramik. Umumnya plint berukuran 10 cm yang dipasang di sekeliling ruangan.

  1. Rope

Rope merupakan aksesoris lantai yang dipasang pada pertemuan ujung lantai yang menyudut. Biasanya rope dipasang pada lantai tangga atau dapur. Aksesoris lantai ini berfungsi mengurangi resiko benturan pada bidang lantai yang menyudut. Bidang lantai yang menyudut dapat membahayakan, apalagi jika and mempunyai anak balita.

  1. Antislip
    antislip
    Sesuai namanya antislip adalah aksesoris lantai yang berfungsi sebagai antislip. Biasanya digunakan ujung anak tangga untuk mengurangi resiko terpeleset. Antislip terbuat dari keramik dengan garis – garis pada ujungnya.Silahkan Berkunjung Pasang Baja RinganAtap Gogreen

    Atap Onduline

    Material Baja Ringan

    Atap Metal Berpasir

    Jual Pasir

    CV. JAYAWAN

    • TELP/FAX       : 021-22950276
    • HP                     : 0812 8703 0528 (Whatsapp)
    • Email                 : bangun_rumah@jayawan.com / dedentanuwijaya@gmail.com
    • Alamat               :  Jl. Grand Nusa Indah Gandoang Rt. 03 Rw 04 Kec. Cileungsi Kab.Bogor 16820
Silahkan Di Share

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.