baja gif

material

PLAFON

Salah satu syarat rumah yang sehat yaitu memiliki penghawaan yang bagus. Dalam antrian suhu udara dalam ruangan terjaga. Untuk mencapai hal tersebut Anda dapat memulainya dari desain atap rumah.

Mengapa atap rumah ? sebagian besar hawa panas yang datang dari matahari mesuk kedalam rumah melalui atap. Radiasi panas yang dibawa sinar matahari masuk kedalam rumah melalui atap kemudian menyebabkan temperatur permukaannya naik hingga 80oC.Udara panas lantas perlahan turun dan terperangkap diarea antara atap dan plafon. Transper panas pun terjadi yang mengakibatkan ruang dibawahnya pun panas dan menggangu kenyamanan.

Bentuk atau stuktur atap yang salah dapat membuat rumah terasa panas. Oleh karena itu , ada beberapa cara pengaturan atap agar sirkulasi udara dalam ruangan teratur.

Atap Bertingkat

atap bertingkat

Rumah tradisional Indonesia dibangun dengan menyesuaikan kondisi iklimnya, tropos cenderung lembab. Pada rumah tradisional, atap memiliki bentuk miring dan kerap dibuat dengan stuktur bertingkat – tingkat. Antara tingkat yang satu dan yang lain memiliki jarak yang diisi dengan kisi – kisi (jalusi atau krepyak). Hal tersebut berfungsi mengalirkan udara serta mengurangi tekanan udara panas dalam rumah.

Kisi – kisi tersebut berfungsi menarik udara yang dingin dari luar dan mengalirkannya kebagian bawan atap. Nantinya udara dibawah atap akan selalu berganti dan udara di dalam ruangan akan menjadi sejuk.Sekarang bentuk atap itu diterapkan pada bentuk bangunan modern. Atap tetap berbentuk plana, namun pada lisplangnya terdapat lubang udara. Prinsipnya, tentu tak berbeda dengan atap tradisional. Lubang udara mempermudah sirkulasi angin untuk mendorong udara panas yang diterperangkap didalam atap.

Ventelasi di Sopi – Sopi dan Teritisan.

sopi - sopi

Salah satu cara mengurangi radiasi panas bagian atap lain adalah membuat lubang aliran udara dibagian dinding sopi – sopi atau (gunungan). Ventelasi ini berguna pada atap berbentuk pelana. Dinding berbentuk segitiga menjadi penahan rangka atap, termasuk genteng. Posisinya di tengah, strategis untuk lubang udara.

Jumlah lubang udara yang diperlukan tergantung dari kondisi iklim tempat rumah Anda berada. Rumah dikawasan pegunungan biasanya membutuhkan lubang angin yang lebih sedikit ketimbang di kawasan pesisir atau kota.

Jumlah udara yang diperlukan tergantung dari kondisi iklim tempat rumah Anda berada. Rumah dikawasan pegunungan biasanya membutuhkan lubang angin yang lebih sedikit ketimbang di kawasan pesisir atau kota.

Lubang udara ini sebaiknya diberi kawat. Hal ini berfungsi untuk melindungi ruang diantara plafond dan atap agar tidak menjadi sarang burung, kelelawar atau binatang lain. Kawat sebaiknya diberi list kayu agar dapat dibersihkan.

Bagiamana jika tidak memungkinkan membuat ventelasi pada sopi – sopi ? Anda bisa membuat ventelasi pada teritisan. Gantilah plafon tripleks atau gypsum dengan kisi – kisi. Kisi – kisi dapat dibuat dengan menggunakan kayu reng berukuran 2×3 cm. Pilihan lain, bisa menggunakan besi hollow. Agar binatang penggangu tidak dapat masuk, dapat ditambahkan kawat ayam atau kawat kasa.

Insulasi Atap

in

Salah satu solusi untuk menurunkan suhu udara dibawah atap adalah memasang insulasi. Panasnya matahari akan terefleksi sehingga tidak menembus ke bawah, dan sisa panas menembus diserap. Insulasi atap biasanya dipakai pada bangunan besar seperti pabrik, namun tak ada salahnya apabila cara ini digunakan di rumah Anda.

Ketika membangun rumah, pastikan insulasi dipasang dibawah atap dan di atas kaso. Apabila rumah Anda sudah jadi, Anda dapat memasang insulasi di bawah kaso.^_^.

 

CV. JAYAWAN
TELP/FAX 021-22950276
HP/Whatsa 0812 8703 0528
Email bangun_rumah@jayawan.com / dedentanuwijaya@gmail.com
Alamat Jl. Grand Nusa Indah Gandoang Rt. 03 RW 04 Kec. Cileungsi Kab.Bogor 16820

Artikel Lainya

Pasang Baja Ringan

Atap Metal Berpasir

Jual Pasir

Jasa Bangun Rumah

Pemasangan Plafon & Partisi Gypsum

Silahkan Di Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.