Komponen Atap

Komponen Atap

Setiap rangka atap baik yang terbuat dari kayu, maupun baja ringan terdiri atas komponen – komponen penyusun. Komponen penyusun tersebut diperlukan utuk membentuk rangka yang kuat, berumur panjang, serta dapat menangui penghuni di bawahnya dengan sempurna.

Komponen penyusun rangka berfungsi menahan beban dari bahan penutup atap, Karena itu, umumnya rangka ini terdiri atas susunan balok – balok ( kayu, bambu, maupun baja). Susunan balok tersebut bisa terdiri atas susunan vertikal  dan horizontal. Khusus untuk atap dak beton, yang ada hanyalah susunan vertical. Dari susunan balok – balok inilah kemudian muncul istilah gording, reng, dan kasau. Susunan balok – balok tersebut turut memengaruhi bentuk atap.

Khususnya di Indonesia, Komponen atap miring yang umumnya di pakai terdiri atas kuda – kuda, gording, kasau/ usuk, reng, ring balok, lisplank, pelapis atap dan penutup atap.

Komponen Atap

Kuda – kuda

Kuda – kuda merupakan penopang rangka atap berbentuk balok kayu yang disusun membentuk segitig. Berada pada bagian bawah rangka, element ini berfungsi menyangga rangka atap diatasnya. Bagian paling atas dari kuda – kuda (pucuk) disangkutkan pada balok, sementara kedua kakinya dihubungkan dengan menempel dengan kolom struktur untuk mengalirkan beban ke tanah.

Kuda – Kuda dapat terlihat jelas dari bahan bangunan rumah jika anda memilih untuk mengekspos atap, Buat tampilan rumah anda semakin unik dengan menghilangkan plafond dan mengekspos kuda – kuda serta rangka atap. Walaupun kuda – kuda merupakan bagian dari konstruksi rumah, kehadirannya juga dapat menjadi elemen estetik yang memperindah rumah. Sebagai contoh, rangka atap dari kayu amat layak untuk di ekspos. Buatlah finishing kayu yang rapi agar tampilannya kian menawan.

Ruang bernuansa etnik tradisional semakin kuat terlihat dengan mengekspos kuda – kuda yang terbuat dari bahan – bahan alami, seperti dari bahan kayu.

Gording

Gording adalah balok kayu yang berada persis di atas kuda – kuda. Selain berfungsi sebagai pengikat yang menghubungkan kuda – kuda, gording juga menjadi penyangga / dudukan kasau (usuk). Hal ini sangat dibutuhkan jika tinggi kuda – kuda melebihi 2 meter.Susunan komponen atap pun dapat terdiri dari perpaduan lebh dari satu baha. Sebagai contoh, kasau kayu dapat dipadukan dengan reng bambu dan penutup atap dari ilalang.

Atap Kayu

Kasau / Usuk

Bagian selanjutnya dari rangka atap adalah kasau. Merupakan balok kayu yang diletakkan melintang diatas gording, kasau berbentuk memanjang, mulai dari baloik dinding hingga keluar bagian dinding. Kehadirannya bertujuan membentuk teritisan (atap lebih), sesuai lebar yang dikehendaki.

Reng

Diatas kasau terdapat kayu melintang yang dinamakan reng, berfungsi tempat mengaitkan dan menhan penutup atap (misalnya genteng atau bahan lain). Dengan adanya reng, genteng mudah disusun dalam jarak yang teratur dan rapi. Jarak antar genteng tergantung pada besar ukuran genteng atau penutup atap yang dipakai, semakin sedikit pula reng yang dibutuhkan. Dengan kata lain, pemakaian bahan reng dapat dikurangi sehingga biaya konstuksi bangunan pun bisa ditekan.

Reng Balok

Ring balok atau balok dinding adalah balok yang diletakan di puncak dinding. Berfungsi sebagai pendukung dan penahan kuda – kuda.

Lisplank Tirisan

Merupakan papan tegak yang dipasang pada ujung bawah kasau, berfungsi sebagai pengikat ujung kasau agar susunan tidak berubah. Dalam pemasangan rangka penahan atap, Batang – batang kasau biasanya hanya ditahan oleh paku. Karena itu, ada kemungkinan bergeser. Disinilah lisplank dibutuhkan, yaitu mengunci susunan kasau agar berada pada tempatnya. Jangan lupa untuk melindunginya dari terpaan panas dan cucuran air hujan agar tidak cepat lapuk. Dilihat dari tampak luar bangunan, lisplank menutupi kasau yang berjejer dibawah susunan penutup atap. Atap jadi tampil rapi berkat kehadirannya.

Lisplank Ujung Gevel

Sementara lisplank ujung gevel merupakan papan tegak yang dipakai sepanjang ujung gevel yang mengikuti sudut kemiringan atap. Lisplank ini melindungi gording dan reng terhadap air hujan dan sinar matahari.

Pelapis Atap

Merupakan bagian atap yang berada diatas kasau, berwujud lapisan kedap air. Bisa terbuat dari seng, plastik, maupun pelat semen berserat. Fungsi pelapis adalah mencegah air hujan merembes masuk ke dalam rumah. Khusus bagi yang tinggal di daerah tropis dengan curah hujan tinggi, pelapis ini menjadi bagian yang harus betul – betul diperhatikan.

Penutup Atap

Merupakan komponen atap teratas yang bersinggungan langsung dengan udara luar, misalnya paparan sinar matahari dan terpaan air hujan. Pemilihan bahan untuk penutup atap harus dilakukan dengan cermat. Tidak hanya dilihat dari segi kekuatan dan keawetan, kita juga harus melihat segi estetisnya. Apalagi penutup atap juga menentukan muka atau imej bangunan.

Sesuai bahan penutup atap, baik dari segi material , warna, maupun bentuk dengan keseluruhan tampilan bangunan. Dijamin, tampilan bangunan akan semakin indah dipandang

Baca Juga | Pasir Silika  Bahan Pelapis  Genteng Metal

Atap Baja Ringan

 

CV. JAYAWAN
TELP 0812 8703 0528
HP/Whatsapp 0812 8703 0528
Email bangun_rumah@jayawan.com / dedentanuwijaya@gmail.com
Alamat Jl. Grand Nusa Indah   Gandoang Rt. 03 Rw 04 Kec.    Cileungsi Kab.Bogor 16820

Artikel Lainya

Pasang Baja Ringan

Atap Metal Berpasir

Jual Pasir

Jasa Bangun Rumah

Pemasangan Plafon & Partisi Gypsum

 

5/5 (6)

Kualitas Konten

Silahkan Di Share

Tinggalkan komentar